Anjing Pemuas Nafsu

Namaku Fira. Aku tinggal bersama kekasihku yang bernama Edo. Aku selalu main dengan Edo setiap malam hari dan itu membuatku selalu nafsu. Suatu ketika, Edo pergi keluar negeri selama seminggu dan aku sendirian selama seminggu di rumah. Aku sebenarnya ingin sekali mencari teman pria di saat kekasihku tidak di rumah karena lubangku terasa gatal sekali tanpa adanya pria di sisiku.

Di apartemenku, Edo memelihara seekor anjing jantan dan kami sangat menyayanginya. Di suatu hari saat Edo tidak di rumah, aku tengah menonton film biru bersama Gufy, nama anjingku. Di saat aku sedang menonton film biru itu, aku membayangkan seandainya Edo berada di sisiku dan main denganku. Hal ini membuat lubangku menjadi basah dan aku menjadi sangat nafsu.

Di saat aku sedang nafsu, tiba-tiba Gufy naik ke atas tubuhku dan tiduran. Ia sekali-kali mengonggong karena dia mau minum. Lalu timbul ide gilaku, aku mengambil sekotak susu bubuk dan mencampurnya dengan air. Setelah itu, aku kembali ke sofa di mana aku barusan tiduran dan aku membuka pakaianku semua. Setelah aku tanpa busana, aku menumpahkan susu untuk Gufy di lubangku. Setelah itu, aku memanggil Gufy dan sambil menggoyang-goyangkan ekornya, dia meloncat ke sisiku dan mulai menjilati susu yang berada di sekitar lubangku.

Gufy mulai menjilati lubangku dan kacangku, ini membuatku menjadi menggelinjang-gelinjang dan tiba-tiba saja aku menjadi mendesah tapi Gufy terus menjilati lubangku mungkin karena dia merasa haus dan lapar makanya ia terus menjilati susu di sekitar ceruk bibir lubangku.

Aku mendesah tak karuan karena kenikmatan yang tiada tara ini sambil aku memilin ujung susuku. Aku menjadi nikmat sekali dan Gufy masih terus menjilati lubangku karena di lubangku masih banyak susu yang tumpah dan sebagian dari susu itu sudah tumpah di sofa tempatku tiduran. Aku masih ingat bahwa di saat Gufy menjilati lubangku. Aku sudah beberapa kali mengalami puncak yang nikmat sekali, tetapi aku masih kurang puas.

Setelah beberapa saat Gufy menjilati susu yang masih ada di lubangku. Akhirnya Gufy menghentikan jilatannya karena sudah tidak ada susu lagi, yang ada hanya lendirku tetapi sekarang Gufy menjilati lendir itu dan membuatku semakin menjadi gila. Nikmat sekali, susah dilukiskan dengan kata-kata.

Setelah itu, aku berteriak keras karena ada sesuatu kenikmatan yang mendorongku untuk bergetar hebat dan keluar dari lubangku. Aku tahu bahwa itulah lendir seorang wanita. Aku kurang puas dan aku langsung mengangkat Gufy. Aku melihat batang Gufy yang panjang dan nampaknya lebih besar dari punya Edo. Mungkin karena Gufy adalah seorang anjing herder yang sangat besar dan gagah jadinya ini yang membuat batangnya besar sekali.

Aku mulai mengangkat Gufy dan nampaknya Gufy mengetahui maksud dari majikannya sehingga dia hanya menurut saja. Aku mulai menghisap-hisap batang Gufy yang belum tegang dan nampaknya Gufy mulai menikmati karena terlihat di saat Gufy menjulurkan lidahnya dan menggonggong beberapa kali. Aku tidak perduli dan aku terus menghisapnya. Akhirnya aku sudah tidak tahan lagi dan aku memaksa supaya batang Gufy yang panjang dan sudah tegang itu memasukki lubangku. Gufy tidak memperlihat perlawanan dan ia nampak menuruti kemauan majikannya.

Setelah batang Gufy memasuki lubangku, rasanya nikmat sekali dan aku mulai memeluk Gufy yang berada di atasku. Nampaknya Gufy juga menikmatinya karena dia mulai menjilati mukaku sehingga wajahku menjadi penuh dengan air liur anjing.

Aku terus memeluk dan menggoyang-goyangkan tubuh Gufy dan ini membuat batang Gufy mengocok keras lubangku. Aku mendesah tak karuan dan tanpa kusadari mencium moncong Gufy dan menjilati moncong Gufy yang basah. Aku terus bergoyang dan bergoyang sampai akhirnya aku merasakan ada sesuatu yang keluar dari dalam diriku.

Aku terus mendorong supaya batang Gufy terus memasukki lubangku dan akhirnya aku merasakan bahwa Gufy sudah keluar dan aku merasakan ada lendir anjing yang memenuhi lubangku. Di saat yang bersamaan, aku juga tidak tahan lagi dan aku mengeluarkan lendirku yang membasahi batang Gufy.

Akhirnya aku melepaskan Gufy dari pelukanku dan ia mengibas-ngibaskan ekornya sambil mengarahkannya ke lubangku. Aku masih capek sekali karena kenikmatan yang baru kurasakan dari anjing peliharaan kami. Masih belum reda rasa lelahku, Gufy sepertinya melihat ada cairan yang keluar dari dalam lubangku dan karena ia pikir itu susu untuk dia, dia menjilati lubangku yang masih basah oleh lendirnya dan cairanku sendiri. Hal ini membuatku bergairah kembali dan aku mendesah terus sambil memilin-milin putingku kembali dan ini membuat hari terindah dalam kehidupanku.

Akhirnya aku bergetar dan mengeluarkan kenikmatanku lewat cairan yang keluar dari lubangku. Aku akhirnya mengangkat Gufy turun dari sofa dan memasukkannya ke kandang. Di saat Gufy sudah berada di kandang, dia mengonggong kepadaku seakan mengucapkan terima kasih.

Setelah itu, aku mandi untuk melepaskan bau anjing yang masih melekat di dalam badanku. Aku sempat tersenyum sendiri di kamar mandi mengingat pengalamanku bersama Gufy, anjing peliharaan kami. Aku sempat tidak percaya bahwa seekor anjing bisa memuaskanku berkali-kali. Aku terus melakukan perbuatanku bersama Gufy selama Edo tidak ada di rumah.

Seminggu kemudian, Edo kembali dari luar negeri dan setelah dia kembali, aku main dengan Edo lagi. Kadang-kadang ketika aku berciuman dengan Edo, aku mendengar gonggongan Gufy, mungkin dia cemburu karena dia tidak mendapat jatahnya.

Tamat

0 Response to "Anjing Pemuas Nafsu"

Poskan Komentar

Komentar SPAM / berkomentar hal yang sama secara berulang-ulang sangat dilarang. Komentar SPAM akan segera hapus dan ditandai sebagai SPAM.